ANTARA STRESS DAN KESEHATAN



Hasil gambar untuk STRESS 
Setiap waktu, kalian bisa saja mengalami stres, bisa saja karena pekerjaan, masalah keuangan, masalah dengan pasangan atau keluarga, atau bisa saja hanya karena kemacetan di jalan –hal yang tidak terduga. Hal-hal kecil yang membuat tensi kalian sedikit naik, bisa saja membuat tubuh kalian stres. Namun, sebaiknya kelola stres kalian sebisa mungkin karena dampak stres pada tubuh sangat banyak dan pastinya merugikan kesehatan kalian.
            Lalu, stres itu apasih?
            Stres dapat terjadi karena perubahan lingkungan di sekitar kita, sehingga tubuh akan bereaksi dan meresponnya sebagai upaya perlindungan. Tubuh bereaksi terhadap stres dengan memberi respon fisik, mental, dan emosional.
Tubuh kita akan bereaksi terhadap apapun yang dianggapnya sebagai bahaya, entah itu benar-benar membahayakan atau tidak. Ketika tubuh merasa terancam, maka di dalam tubuh akan terjadi reaksi kimia yang memungkinkan kalian untuk mencegah cedera. Reaksi ini disebut dengan “fight-or-flight” atau respon stres. Saat tubuh kalian merespon stres, kalian akan merasakan denyut jantung meningkat, pernapasan lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah kalian naik.
Stres bisa terjadi berbeda-beda antar orang. Apa yang menyebabkan stres pada diri kalian, belum tentu juga bisa menyebabkan stres pada diri orang lain. Ini semua tergantung dari bagaimana kalian melihat sesuatu yang bisa menyebabkan stres dan cara kalian menangani stres. Stres ringan mungkin dapat membantu kalian dalam menyelesaikan tugas. Namun, jika stres berat atau stres kronis terjadi pada kalian, maka bisa merugikan kesehatan kalian.
Stress sudah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Termasuk juga mahasiswa. Stress merupakan salah satu reaksi atau respon psikologis manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang dirasa sudah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi.
Mahasiswa dan stress adalah dua buah kata yang memiliki makna yang berbeda. Namun banyak sekali mahasiswa yang sering mengalami stress ketika menghadapi banyak tugas yang bertumpuk di depan pandangan mereka. Tugas memang salah satu kata yang tak bisa lepas dari seorang mahasiswa. Termasuk tugas adalah salah satu penyebab mahasiswa mengalami stress di dalam perjalanan mereka selama masih menyandang gelar mahasiswa.
Beberapa penyebab stress pada mahasiswa:
1.      Lingkungan yang baru. Masa kuliah sangat berbeda dengan masa SMA. Disinilah sangat diperlukan adanya suatu adaptasi pada diri seorang mahasiswa. Jika masa SMA merupakan masa dimana istilahnya kita bisa berfoya-foya, bersenang-sengang dengan teman dan menikmati dunia ABG yang sebenarnya, di bangku kuliah itu semua tidak akan didapati. Di bangku kuliah anda akan dituntut untuk selalu aktif dan fokus, jika lalai tidak masuk sehari saja misalnya, anda akan mendapatkan banyak ketertinggalan.
2.      Jadwal kuliah yang padat, tidak ada waktu luang sedikitpun, sehari full dengan kuliah. Kuliah itu waktunya tidak pasti, beda halnya dengan sekolah. Kalau sekolah jadwal sudah diatur dari jam 7 sampai jam 2 misalnya, namun kalau kuliah jadwal bisa berubah-ubah tergantung dosen atau tenaga pengajar.
3.      Perasaan sedih yang tidak dapat diatasi misalnya sedih karena ditinggal pacar. Apalagi kalo pas lagi sayang-sayangnya, aduh ini akan sangat mempengaruhi kesehaan mental mahasiswa. Namun percaya atau tidak kenyataanya hal ini masih sering terjadi, dan termasuk penyebab terparah dari sebuah alasan stresnya mahasiswa.
4.      Tugas kuliah yang terlihat begitu membludak di setiap harinya. Tugas memang tak pernah lepas dari serba-serbi kehidupan mahasiswa. Tugas mungkin menjadi sarapan, makan siang, hingga santapan malam bagi mahasiswa. Tak heran jika banyak mahasiswa yang mengeluh ketika mereka mendapatkan tugas yang begitu menumpuk.

Banyak mahasiswa yang memilih menempuh studi jauh dari keluarga, atau bahasa kerennya merantau. Memang tak mudah untuk mahasiswa yang khususnya merantau. Mereka harus ekstra dalam beradaptasi dalam lingkungan yang baru bagi mereka, membiasakan hidup yang jauh dari keluarga, dan beberapa hal yang akan mereka alami di daerah perantauan. Mau tidak mau mereka harus lebih mandiri dalam hal apapun termasuk menjaga pola makan mereka. Tak jarang mahasiswa yang terlalu asik dalam mengerjakan tugas atau mencoba bertahan diantara badai perantauan, mereka sering kali lupa makan, mengonsumsi buah, begadang, dan gaya hidup yang tak lagi sehat lainnya
Selain membahas tentang penyebab stres pada remaja khususnya mahasiswa, disini juga akan membahas tentang bagaimana cara mengurangi tingkat stress pada mahasiswa.
1.      Setiap orang pastilah tau kapasitas dirinya dalam berjuang dan mencoba diberbagai hal. Termasuk dalam menjaga hal apa saja yang  membuat kalian stres. Kalianlah yang bisa mengendalikan tingkat stres itu sendiri. Jangan terlalu sibukkan dirimu dalam hal-hal yang membuat kalian stress.
2.      Sesekali, kalian boleh untuk memanjakan pikiran dan badan kalian. Berilah sedikit apresiasi untuk tubuh kalian yang sudah melakukan apapun dengan cara terbaik menurut kalian.
3.      Jangan membebani dirimu dengan berbagai cerita yang kau simpan sendiri. Allah mengizinkanmu bertemu dengan teman adalah salah satu cara Allah meringankan bebanmu dengan bercerita apa yang telah kau alami hari ini.
4.      Jaga kesehatan. Kalo bukan kalian yang menjaga kesehatan sendiri, lalu siapa lagi?

Komentar