Setiap waktu, kalian
bisa saja mengalami stres, bisa saja karena pekerjaan, masalah keuangan,
masalah dengan pasangan atau keluarga, atau bisa saja hanya karena kemacetan di
jalan –hal yang tidak terduga. Hal-hal kecil yang membuat tensi kalian sedikit
naik, bisa saja membuat tubuh kalian stres. Namun, sebaiknya kelola stres kalian
sebisa mungkin karena dampak stres pada tubuh sangat banyak dan pastinya
merugikan kesehatan kalian.
Lalu, stres itu apasih?
Stres dapat terjadi karena perubahan lingkungan di
sekitar kita, sehingga tubuh akan bereaksi dan meresponnya sebagai upaya
perlindungan. Tubuh bereaksi terhadap stres dengan memberi respon fisik,
mental, dan emosional.
Tubuh kita akan
bereaksi terhadap apapun yang dianggapnya sebagai bahaya, entah itu benar-benar
membahayakan atau tidak. Ketika tubuh merasa terancam, maka di dalam tubuh akan
terjadi reaksi kimia yang memungkinkan kalian untuk mencegah cedera. Reaksi ini
disebut dengan “fight-or-flight” atau respon stres. Saat tubuh kalian merespon
stres, kalian akan merasakan denyut jantung meningkat, pernapasan lebih cepat,
otot menegang, dan tekanan darah kalian naik.
Stres bisa terjadi
berbeda-beda antar orang. Apa yang menyebabkan stres pada diri kalian, belum
tentu juga bisa menyebabkan stres pada diri orang lain. Ini semua tergantung dari
bagaimana kalian melihat sesuatu yang bisa menyebabkan stres dan cara kalian menangani
stres. Stres ringan mungkin dapat membantu kalian dalam menyelesaikan tugas.
Namun, jika stres berat atau stres kronis terjadi pada kalian, maka bisa
merugikan kesehatan kalian.
Stress
sudah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Termasuk juga mahasiswa. Stress
merupakan salah satu reaksi atau respon psikologis manusia saat dihadapkan pada
hal-hal yang dirasa sudah melampaui batas atau dianggap sulit untuk dihadapi.
Mahasiswa dan stress adalah dua buah kata yang memiliki makna yang
berbeda. Namun banyak sekali mahasiswa yang sering mengalami stress ketika
menghadapi banyak tugas yang bertumpuk di depan pandangan mereka. Tugas memang
salah satu kata yang tak bisa lepas dari seorang mahasiswa. Termasuk tugas
adalah salah satu penyebab mahasiswa mengalami stress di dalam perjalanan
mereka selama masih menyandang gelar mahasiswa.
Beberapa penyebab stress pada mahasiswa:
1.
Lingkungan
yang baru. Masa kuliah sangat berbeda dengan masa SMA. Disinilah sangat
diperlukan adanya suatu adaptasi pada diri seorang mahasiswa. Jika masa SMA
merupakan masa dimana istilahnya kita bisa berfoya-foya, bersenang-sengang
dengan teman dan menikmati dunia ABG yang sebenarnya, di bangku kuliah itu
semua tidak akan didapati. Di bangku kuliah anda akan dituntut untuk selalu
aktif dan fokus, jika lalai tidak masuk sehari saja misalnya, anda akan
mendapatkan banyak ketertinggalan.
2.
Jadwal
kuliah yang padat, tidak ada waktu luang sedikitpun, sehari full dengan kuliah.
Kuliah itu waktunya tidak pasti, beda halnya dengan sekolah. Kalau sekolah
jadwal sudah diatur dari jam 7 sampai jam 2 misalnya, namun kalau kuliah jadwal
bisa berubah-ubah tergantung dosen atau tenaga pengajar.
3.
Perasaan
sedih yang tidak dapat diatasi misalnya sedih karena ditinggal pacar. Apalagi kalo
pas lagi sayang-sayangnya, aduh ini akan sangat mempengaruhi kesehaan mental
mahasiswa. Namun percaya atau tidak kenyataanya hal ini masih sering terjadi,
dan termasuk penyebab terparah dari sebuah alasan stresnya mahasiswa.
4.
Tugas
kuliah yang terlihat begitu membludak di setiap harinya. Tugas memang tak
pernah lepas dari serba-serbi kehidupan mahasiswa. Tugas mungkin menjadi
sarapan, makan siang, hingga santapan malam bagi mahasiswa. Tak heran jika
banyak mahasiswa yang mengeluh ketika mereka mendapatkan tugas yang begitu
menumpuk.
Banyak
mahasiswa yang memilih menempuh studi jauh dari keluarga, atau bahasa kerennya
merantau. Memang tak mudah untuk mahasiswa yang khususnya merantau. Mereka harus
ekstra dalam beradaptasi dalam lingkungan yang baru bagi mereka, membiasakan
hidup yang jauh dari keluarga, dan beberapa hal yang akan mereka alami di
daerah perantauan. Mau tidak mau mereka harus lebih mandiri dalam hal apapun
termasuk menjaga pola makan mereka. Tak jarang mahasiswa yang terlalu asik
dalam mengerjakan tugas atau mencoba bertahan diantara badai perantauan, mereka
sering kali lupa makan, mengonsumsi buah, begadang, dan gaya hidup yang tak
lagi sehat lainnya
Selain membahas tentang penyebab stres pada remaja khususnya
mahasiswa, disini juga akan membahas tentang bagaimana cara mengurangi tingkat
stress pada mahasiswa.
1.
Setiap
orang pastilah tau kapasitas dirinya dalam berjuang dan mencoba diberbagai hal.
Termasuk dalam menjaga hal apa saja yang
membuat kalian stres. Kalianlah yang bisa mengendalikan tingkat stres
itu sendiri. Jangan terlalu sibukkan dirimu dalam hal-hal yang membuat kalian
stress.
2.
Sesekali,
kalian boleh untuk memanjakan pikiran dan badan kalian. Berilah sedikit
apresiasi untuk tubuh kalian yang sudah melakukan apapun dengan cara terbaik
menurut kalian.
3.
Jangan
membebani dirimu dengan berbagai cerita yang kau simpan sendiri. Allah
mengizinkanmu bertemu dengan teman adalah salah satu cara Allah meringankan
bebanmu dengan bercerita apa yang telah kau alami hari ini.
4.
Jaga
kesehatan. Kalo bukan kalian yang menjaga kesehatan sendiri, lalu siapa lagi?
Komentar
Posting Komentar