Pada orang dewasa
yang sehat, suhu normal dapat dikenali melalui empat bagian tubuh: rektum atau
anus/ dubur, mulut (oral), telinga (otik), atau ketiak (aksila). Berbagai suhu
dubur yang normal berkisar antara 34,4-37,8oC, sedangkan suhu normal
pada mulut berkisar antara 33,2-38,2oC. Disisi lain, suhu normal
pada telinga berkisar antara 35,4-37,8oC, dan suhu normal pada
ketiak adalah 35,5-37,0oC.
Tak sedikit orang
beranggapan bahwa demam adalah sebuah penyakit yang sering dialami oleh orang
dengan berbagai macam usia. Ada juga beberapa dokter yang mengatakan bahwa,
demam adalah sebuah kenaikan suhu tubuh yang terjadi agak signifikan dan
terjadi kurang lebih dalam waktu 24 jam. Namun yang sebenarnya adalah, demam
bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala awal dari berbagai penyakit. Yang
sering ditandai dengan suhu tubuh meningkat, nafsu makan berkurang, lemas, dan
lain sebagainya.
Demam adalah
peningkatan suhu tubuh sementara dalam menanggapi penyakit atau rasa sakit.
Suhu tubuh relatif akan berubah-ubah sepanjang hari
Demam adalah salah satu reaksi tubuh saat sistem imun melakukan
perlawanan terhadap berbagai penyakit, infeksi kuman dari luar, bakteri, virus,
maupun parasit yang akan masuk kedalam
tubuh kita.
Penyebab demam pada umumnya adalah, keracunan makanan, gangguan
hormon seperti penyakit tiroid yang terlalu aktif, kelelahan karena panas, efek
samping dari berbagai macam obat, tumbuh gigi (pertumbuhan gigi pada bayi dan
batita).
Demam dapat digolongkan ke dalam kategori yang berbeda sesuai
dengan lama atau tingkat suhu tubuh, dintaranya:
-
Hipereksia:
bila suhu tubuh mencapai atau melebihi 41,5oC, dan dapat dikatakan demam
darurat.
-
Demam
kronis: bila demam berlangsung selama lebih dari tiga hari atau sering terjadi.
-
Demam
intermitten: ketika suhu tubuh naik dan turun ke tingkat normal dalam waktu 1-3
hari.
-
Demam
remitten: demam yang terjadi secara berulang dan berkala
-
Demam
tetap: demam ringan yang tidak meningkat atau menurun lebih dari satu derajat
dalam waktu 24 jam.
Lalu apakah saat tubuh mengalami demam itu boleh mandi? Apakah ada
mandi khusus yang diperuntukkan bagi orang-orang yang mengalami demam?
Anggapan bahwa terdapat larangan mandi saat sakit demam adalah
sebuah mitos. Banyak dokter dan ekspert yang menyarankan mandi saat terserang
demam.
“Ah, nanti suhu tubuhnya malah naik, malah tambah parah demamnya.”
Mungkin banyak orang beranggapan demikian.
Konsultan senior pengobatan dalam di Indraphrasta Apollo Hospitals
New Delhi, India, Suranjit Chatterjee, menjelaskan bahwa mandi saat terkena
demam merupakan cara efektif untuk mengurangi demam. Menurutnya berselimut
tebal saat demam merupakan sebuah adat yang salah. Hal itu akan berdampak pada
panas yag tidak keluar dari tubuh.
“Selimut akan merangkap panas dalam tubuh sehingga suhu tubuh tidak
akan turun.” Tambahnya.
Oleh sebab itu, jika kita terserang demam, maka sangat disarankan
untuk mandi, setidaknya sekali dalam sehari.
Jika seseorang menolak menggunakan air dingin saat mandi,
dianjurkan untuk menggunakan air hangat kuku.
Selain karena mandi dapat menurunkan suhu tubuh, mandi juga dapat
menghilangkan backteri/ virus yang kemungkinan akan memparah kesehatan
seseorang.
By: Yuniar Kartika Dwi Bagtya
Komentar
Posting Komentar