MAKAN MINUM SAMBIL BERDIRI: APA KATA AGAMA DAN DOKTER?



Hasil gambar untuk gambar makan minum berdiri       Sering kali kita mendengar teriakan orang tua “kalo makan atau minum itu duduk”. Apalagi ketika melihat langsung sang anak sedang makan atau minum dalam kondisi berdiri. Bukan hanya sekedar teriakan tanpa ada makna, kalimat yang sring diteriaki oleh orang tua ini memang benar-benar mengandung nasehat agar kita makan atau minum dengan keadaan duduk atau setidaknya jongkok. Emang siapa yang ngelarang makan dan minum sambil berdiri? Kan biar cepet.
            Dewasa ini sering kita temui manusia milenial yang sangat memiliki waktu yang semoit, sehingga tak punya banyak waktu meskipun untuk duduk sebentar menikmati kopi yang ia bawa. Kebanyakan dari kita sering menjumpai beberapa orang berjalan tergesa-gesa sambil menggenggam kopi di tangan kanan dan beberapa dokumen di tangan kiri mereka. Ya, mereka memang terlihat sibuk, bahkan untuk sekear duduk saja mereka tak ada waktu. Sehingga mereka melakukan sarapan atau minum kopi dalam keadaan berjalan.
            Siapa sih yang ngelarang kita makan atau minum sambil berdiri atau berjalan?
            Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: “Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata, “Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk.”
            Bahkan Nabi Muhammad pun sudah mewanti-wanti, bahwa minum atau makan sambil berdiri akan menimbulkan hal yang buruk bagi kesehatan?
            Kalo kata dokter gimana?
            Dalam hadist disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri” Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.
            Lalu apa saja hal buruk yang akan timbul setelah kita melakukan makan atau minum sambil berdiri?
1.       Rasa haus tidak cepat hilang
Bahkan rasa haus Anda pun tidak hilang jika Anda meminum air dalam posisi berdiri. Cobalah minum air putih dalam posisi duduk dan rasakan bedanya.
2.      Filtrasi air terganggu
Air juga bisa melewati ginjal dengan kekuatan yang sama. Hal ini dapat mengganggu proses filtrasi alami atau penyaringan air yang masuk ke dalam pencernaan. Kotoran bisa terakumulasi di kandung kemih atau dalam beberapa kasus, seperti kencing berdarah.
3.      Air langsung mengalir ke pencernaan
Jika Anda berada dalam posisi berdiri sambil minum, maka air putih langsung mengalir seperti air terjun melalui pencernaan makanan. Air menuju dinding perut dengan kekuatan yang sama dan ini bisa menyebabkan kerusakan ringan pada daerah sekitarnya.
4.      Mempengaruhi warna urine
Warna urine adalah indikator yang baik untuk kebiasaan Anda meminum air. Jika urine anda bening, Anda baik-baik saja. Namun jika urine Anda berwarna gelap, Anda mungkin perlu minum lebih banyak. Minum sambil berdiri membuat tubuh tidak selaras dengan alam dan memicu sistem saraf. Nutrisi akan terbuang percuma dan tubuh akan menghadapi stres atau ketegangan. Yang terburuk, minum air sambil berdiri tidak benar-benar memuaskan dahaga Anda.
Ternyata banyak sekali hal buruk yang akan terjadi pada tubuh kita jika kita melakukan makan atau minum sambil berdiri.
Maka sempatkanlah duduk barang sebentar saja untuk sekedar minum atau makan saja.

Komentar